Showing posts with label menyapih dengan cinta. Show all posts
Showing posts with label menyapih dengan cinta. Show all posts


Setiap ibu yang menyusui anaknya mesti punya cita-cita ingin menyusui penuh sampai usia anak dua tahun atau bahkan lebih. Ya enggak apa-apa, toh kan yang nyusui ibunya kenapa orang lain rempong? Haha.. Menyusui itu masuk hukumnya wajib bagi ibu sebab itu merupakan pemenuhan haknya anak. Betul apa bener? Jadi, enggak masalah dengan cita-cita menyusui sampe dua tahun. Saya sendiri juga pas menyusui Kristal juga punya harapan yang sama. 


 

Begitu juga dengan kampanye berikan ASI ekslusif sampai dua tahun sejalan baik perintah Allah dan juga anjuran Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan. Sayangnya, semua yang pro ASI mengkampanyekan ibu-ibu menyusui tapi enggak ada yang mengkampanyekan cara menyapih dengan cinta ahahahaa... Mamam deh gue! Gimana ini melepas nenen dari anak? 


Menyusui sih seneng-seneng aja, etapi pas mau deket-deket waktunya menyapih pusing langsung kepala emak! Haduh, kok ya gini amat. Semua pada menyuruh kasih ASI tapi pas mau ngelepas ASI enggak ada yang bisa jelasin gimana caranya menyapih dengan cinta. Enggak ada yang bisa dijadikan petunjuk buat jadi pakem pedoman menyapih sebagaimana memberikan ASI yang ada pedomannya, teori maupun praktik. 


Sebenarnya saya sangat menyayangkan hal ini. Padahal menyapih juga kan bagian dari menyusui pokoknya sepaketlah, elo kalo menyusui pasti lo bakal nyapih kan? Gak mungkin enggak nyapih lololo... Pusing dah.




Nah, yang jadi sumber masalah adalah pilihan-pilihan cara menyapih anak dari ASI dari nenen dari Payudara emak! Itu semua kira-kira sama maksudnya. Kalo jaman saya, mamah saya ngasih yang pahit-pahit biasa sih disebut brotowali. Nah, si Broto ini dioles ke puting ibu supaya pas mimik, anak merasakan pahit lalu dia jadi berenti ((karena trauma)) *Harap DICATAT karena TRAUMA dan enggak mau mimik lagi.