Showing posts with label lomba blog. Show all posts
Showing posts with label lomba blog. Show all posts
Berlindung dari jejak matahari yang meninggi, mereka menunggu. Untungnya tidak sampai lima menit, datanglah yang sudah dinanti. Wanita itu bangkit dan mendorong kereta bayi bersamanya. Tak ada kesulitan memasukkan kereta bayi ke dalam kendaraan yang hendak ditumpangi. Pintu bus yang lebar dan dekatnya jarak antara jalan dengan pijakan bus memudahkan ia membawa anak. Bepergian bersama bayi kecilnya begitu mudah, cukup dengan menggunakan transportasi umum ia bisa kemana saja.


Bus Listrik Transjakarta (sumber: IG Transjakarta)

Pemandangan transportasi publik yang demikian tentunya begitu menyejukkan kepala. Seorang ibu tidak lagi kesulitan bepergian sendiri sambil membawa anak menggunakan sarana transportasi umum. Tak ada lagi kerepotan ketika keluar atau masuk bus. Hal ini menjadi satu harapan saya sebagai seorang ibu yang kadang bepergian bersama anak. Semoga nantinya ada kesempatan merasakan keramahan sarana transportasi umum di negeri ini.

Keselamatan, keamanan dan kenyamanan dalam menggunakan sarana transpor umum ketika bepergian merupakan hal yang sangat dipertimbangkan dalam memilih jenis angkutan. Pemerintah telah menyediakan berbagai moda angkutan bagi rakyat yang sesuai kebutuhan. Di bawah naungan Kementrian Perhubungan (Kemenhub) realisasi mimpi yang menghubungkan transpor tiap pulau, kota dan daerah di Indonesia diwujudkan.

Keselamatan berkendara diutamakan, keamanan perjalanan pun ditingkatkan dan kenyamanan terus diperbarui sesuai tren kebutuhan masyarakat. Ini semua adalah upaya Kemenhub meningkatkan pencapaian pembangunan sarana dan prasarana transportasi.

Tanpa tebang pilih Kemenhub menyentuh seluruh area baik darat, laut dan udara dari Sabang sampai Merauke. Selain itu, pengelolaan transpor ibu kota dan sekitarnya juga mendapat perhatian khusus. Urusan perkeretaapian pun tidak luput dari reformasi Kemenhub.

Halte Transjakarta (sumber: IG Transjakarta)

Saya sendiri cukup merasakan perubahan yang lebih baik ini. Tinggal di salah satu kota satelit yang tidak jauh dari ibu kota membuat saya harus tepat memilih sarana angkutan umum ketika bepergian ke pusat kota. Salah satu yang biasa digunakan adalah bus rapid transit (BRT) atau dikenal sebagai bus TransJakarta.

Kehadiran TransJakarta di kota satelit memberikan alternatif solusi yang aman dan nyaman bagi ibu yang bepergian bersama anaknya seperti saya. Inilah perubahan positif yang terasa cukup berhasil dicapai Kemenhub selama lima tahun terakhir. Selain itu, kehadiran sarana transpor umum massal terintegrasi juga memudahkan pengguna dalam menentukan pilihan moda transpor. Saat ini tidak perlu bingung memilih kendaraan umum, kita bahkan bisa berkeliling Jakarta hingga kota sekitarnya cukup dengan transportasi umum massal. Jadi, mau kemana saja bisa!



MRT Jakarta (sumber: IG MRTJakarta)

Stasiun MRT Fatmawati (sumber: dok. pribadi)

Pengembangan transportasi umum massal di sektor darat berupa hadirnya Mass Rapid Transit (MRT) menjadi angin segar dunia transportasi. Kemenhub terbukti mengutamakan keamanan, kenyamanan serta efisiensi dalam menyediakan layanan transpor. Saya begitu mudah berpindah moda transpor dari BRT ke MRT di stasiun transit lalu melanjutkan perjalanan lagi. Kemudahan seperti ini yang membuat pengguna merasa nyaman serta aman memakai transportasi massal.

Dalam laporan capaian lima tahun kinerja, Kemenhub memaparkan telah membangun dan mengembangkan  infrastruktur transportasi darat, laut, udara dan perkeretaapian. Indonesia adalah negara dengan kondisi geografis yang unik dan beragam. Hal ini bukanlah hambatan, justru inilah peluang yang sukses membuat Kemenhub menyejahterakan rakyat. Transportasi terhubung dengan mudah sehingga percepatan pembangunan di daerah lain pun meningkat.

Inilah program pembangunan fasilitas perhubungan darat, laut, udara serta kereta api di berbagai daerah di Indonesia yang telah dicapai Kemenhub lima tahun terakhir.


Capaian Kinerja 5 tahun Kemenhub (sumber: Kemehub RI)

Capaian ini menunjukkan kesungguhan Kemenhub dalam mengupayakan keselamatan, keamanan dan kenyamanan transportasi bagi pengguna. Fasilitas angkutan umum masssal yang mudah, nyaman dan terjangkau begitu mengutamakan kesejahteraan rakyat. Meskipun begitu sebagai pengguna kita tidak lupa untuk memberikan kritik membangun bagi kemajuan negara.

Era media sosial kini membuat kita mudah menyampaikan saran dan kritik bagi negara. Segala keluhan yang dirasakan bisa disampaikan dengan mudah melalui media sosial Kemenhub serta berbagai penyedia jasa perhubungan lain. Misalnya, pengguna kereta yang pernah merasakan keterlambatan jadwal kereta rel listrik (KRL) Jabodetabek hingga membuat penumpukan penumpang tidak perlu ragu menyampaikan kritiknya.

Halte Transjakarta CSW (sumber: poskotanews)

Kemacetan yang tidak terurai di rute BRT hingga waktu tunggu bus yang begitu lama menghabiskan waktu banyak hingga mengurangi efisiensinya. Selain itu, beragam sarana pendukung transportasi massal yang kurang ramah golongan rentan (ibu hamil, lansia, ibu dengan balita serta kaum difabel) harus menjadi catatan penting bagi Kemenhub bahwa pembuat kebijakan dan keputusan harus ikut menggunakan sarana yang telah dibuat dan dikelola.

Berdasarkan temuan Tempo, hanya tersedia tangga yang menghubungkan stasiun MRT dan halte Transjakarta di Bundaran HI. Ini menyebabkan penumpang hendak transit dari stasiun ke halte atau sebaliknya, harus naik tangga. Kemenhub harus melihat bagaimana jika kaum difabel menggunakan moda transpor ini? Apa saja kesulitan yang dirasakan para ibu dengan balita ketika memasuki halte BRT dengan tangga yang begitu tinggi? Bagaimana kaum lansia menaiki tangga? Terkadang untuk berjalan saja cukup sulit. Pengalaman pengguna ini dapat dijadikan Kemenhub sebagai perbaikan fitur transportasi kedepannya.

Bahwa besar harapan saya Kemenhub terus berupaya meningkatkan keselamatan, keamanan dan kenyamanan transportasi. Peningkatan layanan yang tentunya tidak terbatas hanya bagi kaum sehat namun juga bagi golongan rentan. Kemudahan akses bagi golongan rentan dapat menjadi salah satu tolak ukur suksesnya Kemenhub menghubungkan tiap jiwa di tanah Indonesia. Akses transpor selain sarana seperti petugas jaga hingga layanan konsumen yang siap sedia juga memudahkan pengguna segala usia dalam memanfaatkan pelayanan Kemenhub. Mimpi saya bisa membawa kereta bayi tanpa kesulitan di transportasi umum semoga kelak bisa terwujud.







Referensi:
  1. Laporan Kinerja 5 tahun Pembangunan dan Pengembangan Transportasi Indonesia.  Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian Perhubungan Republik Indonesia. 2019
    2. tempo.co. Akses Integrasi MRT dan Transjakarta Tak Ramah Disabilitas   https://metro.tempo.co/read/1188943/akses-integrasi-mrt-dan-transjakarta-tak-ramah-disabilitas/ (diakses 12 November 2019)
"A happy wife is a happy life"
― Gavin Rossdale


Istri yang hatinya bahagia akan membuat kehidupan bahagia juga. Apalagi jika para istri ini juga berperan sebagai ibu, tentunya anak membutuhkan ibu yang bahagia bukan yang sempurna. Terkadang tanpa disadari sejak peran kita berubah menjadi peran ganda, ada banyak pelajaran hidup yang kita dapat. Bagi saya, berperan menjadi istri dan ibu, memberikan pengalaman hidup yang tak terkira. Setiap waktu selalu ada kejutan yang siap menanti.







Ketika memutuskan menjadi ibu rumah tangga sepenuhnya, saya dan suami sepakat bekerjasama dalam urusan domestik. Mulai dari belanja ke pasar atau tukang sayur dekat rumah, memasak serta mengurus tumpukan cucian yang sudah memuncak. Perkara pengasuhan anak, kami telah sepakati untuk mengasuh bersama, karena kamilah orang tuanya.

Sepanjang hari beraktivitas di rumah, seorang ibu juga bisa berisiko stress. Apa sebabnya? Ya tentu saja pekerjaan yang cukup menguras tenaga dan pikiran ditambah lagi para ibu di rumah juga berisiko terkena gaya hidup tidak sehat seperti makanan tidak sehat serta kurang berolahraga. Oleh sebab itu, penting bagi para ibu di rumah tetap menjaga gaya hidup sehat setiap harinya. Kalau saya memilih aktivitas fisik (olahraga) di rumah bermodalkan matras dan video instruktur workout selama 30 menit.

Setelah rutin olahraga 5 kali seminggu tubuh terasa lebih segar. Biasanya yang mudah lelah sekarang tubuh lebih fit. Beberapa hari di awal pekan bulan Juli, saya mengecek jadwal tamu bulanan yang sepertinya datang agak terlambat. Ah, saya pikir biasa terlambat 3 hari, mungkin faktor kelelahan saja. Lima hari menunggu, ternyata tidak datang juga. Saya berpikir akan kemungkinan hamil. Segera saja, minta tolong suami membeli testpack di apotik. Pagi hari, 15 Juli hasil testpack menunjukkan dua garis! Alhamdulillah, saya hamil kedua.


Keharuan pagi hari ini tanpa sadar membuat air mata saya meleleh. Dulu saya sempat berencana untuk memberikan jarak empat tahun untuk anak kedua dan sekarang saya diberikan kesempatan itu. Sungguh jadi kejutan besar bagi saya. Terlebih lagi saya tidak merasakan mual ataupun muntah sejak awal. Dengan begitu, saya tetap menjalani aktivitas sehari-hari seperti biasa hanya saja lebih berhati-hati.

Semuanya baik-baik saja, sampai dua hari sebelum upacara hari kemerdekaan saya mendapati ada perdarahan yang keluar. Segera saya menghubungi suami untuk bertemu di rumah sakit. Khawatir terlalu lama pergi, saya meminta tolong kepada tetangga untuk menjaga Kristal selagi saya ke rumah sakit.

Alhamdulillah, setelah diperiksa janin yang masih kecil itu lengkap dengan kantungnya. Dokter menyarankan untuk beristirahat dan meminum obat yang telah diresepkan. Setelah minum obat teratur dan istirahat, darah masih keluar. Puncaknya pada hari Senin, dua hari sebelum IdulAdha saya merasakan darah yang keluar bertambah banyak. Selain itu, perut pun terasa agak sakit, berbeda dengan hari sebelumnya yang tanpa rasa sakit. Segera saja sore itu juga saya meminta suami pulang dari kantor untuk bersiap-siap menuju rumah sakit.

Kami langsung menuju IGD, dokter dan perawat segera memeriksa saya. Setelah diminta cek urin, saya pun dirujuk ke dokter spesialis kandungan yang sedang praktik di poliklinik. Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa ukuran janin kurang sesuai dengan usia kehamilan. Dokter pun mendiagnosa kehamilan saya sebagai suspect blighted ovum.
Mendengar penjelasan dokter dada saya terasa perih. Harapan memiliki anak kedua, pupus sudah. Dokter pun meminta saya kembali beristirahat dan melanjutkan pengobatan.
"Kita tunggu seminggu lagi untuk melihat perkembangan janin ya, tetapi jika perdarahannya makin banyak atau lebih lama dari menstruasi, ibu segera periksa ke sini" ujar dokter kandungan.

Lima hari setelahnya, saya masih mengalami perdarahan. Berarti sudah lebih dari waktu normal yang menandakan saya perlu segera memeriksakan diri ke dokter kandungan lagi. Sabtu malam akhirnya saya kembali diperiksa melalui USG. Hasilnya, janin dan kantung kehamilan sudah tidak ada. Rahim saya kosong, tanpa kehidupan janin didalamnya.


Photo by Aaron Burden on Unsplash

Seketika pikiran saya hampa, Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un. Sambil menunggu pembayaran, saya duduk dengan mata berkaca-kaca berusaha menahan tumpahan air mata. Bermodalkan senyuman getir, saya menghampiri kasir rumah sakit dan menuju lobi rumah sakit sambil merapal ampunan pada Allah.

Begitulah kehidupan ada bahagia ada duka. Semuanya telah tertulis, selanjutnya bagaimana saya mengelola duka ini agar lekas pulih.

 “Don't cry because it's over, smile because it happened.”
― Dr. Seuss

Tetap #AsikTanpaToxic pasca kehilangan

Awalnya rasa kehilangan ini begitu menyesakkan dada. Seluruh langit harapan itu terguncang dan runtuh, rata dengan bumi. Saya pun menyadari jika stress ini todak dikelola dengan baik dapat menjadi racun bagi fisik dan jiwa. Syukurlah, saya memiliki dukungan dari suami dan keluarga, ini menjadi safety net saat kondisi sedang lemah. Selain itu, saya juga kembali melakukan aktivitas harian untuk mengatasi stress pasca kehilangan.

Kesedihan dan kebahagiaan selalu dipergilirkan dalam hidup. Itu sudah menjadi hukum alam, bahwa memang hidup ini bagai roda yang kadang berada di atas atau di bawah. Kebahagiaan tidak selamanya, sedangkan kesedihan juga bukan akhir segalanya. Saya mulai membenahi pikiran yang kusut dengan kembali menulis. Bagi saya menulis adalah satu cara mengatasi stress.

Saya pun mengatur ulang lagi kurikulum pendidikan sekolahrumah bagi Kristal. Saya sering mendapat pertanyaan mengenai putri saya, apakah sudah sekolah?. Sejak tahun 2018, saya dan suami memang sepakat untuk mendidik anak langsung di rumah alias sekolahrumah atau yang populer dikenal sebagai Homeschooling (HS). Pada dasarnya sekolahrumah adalah model pendidikan yang prosesnya langsung dalam tanggung jawab keluarga sendiri. Jadi, meluruskan anggapan yang kurang tepat mengenai HS yang dianggap sebagai institusi/ lembaga.



Saya kembali mempelajari metode pendidikan anak dari beberapa sumbernya. Saya berdiskusi langsung dengan praktisi HS senior dengan anak yang sudah memasuki jenjang perkuliahan. Pengalaman beliau-beliau ini menjadi harta karun tersendiri bagi saya yang baru memulai praktik HS. Selain itu, saya pun membaca kembali buku-buku parenting di rumah. Saya berharap dapat makin banyak belajar untuk mempersiapkan HS di rumah.

 




Wacana berolahraga pun masuk dalam daftar aktivitas saya kembali. Ditemani dengan NATSBEE Honey Lemon, saya bisa #AsikTanpaToxic menjalani hari-hari bebas stress. Stress yang terlalu lama akan berefek pada kondisi fisik yang tentunya akan mengganggu kesehatan tubuh.¹ Saya bersyukur ada  Natsbee Honey lemon, minuman madu lemon yang rasanya enak dan kaya akan vitamin C yang dapat menjaga kekebalan tubuh.

Pengalaman kehilangan ini sempat membuat stress sehingga kekebalan tubuh menurun. Berdasarkan riset, perasan air jeruk lemon merupakan sumber terbaik dari vitamin C, sedikit vitamin B dan Kalium.² Kandungan vitamin C yang berlimpah pada lemon membantu kerja sistem kekebalan tubuh melawan seumber penyakit.


Photo by rawpixel on Unsplash

Sedangkan madu, telah diteliti dapat mengurangi batuk dan meningkatkan kualitas tidur pada anak-anak.³ Selain itu, madu merupakan salah satu bahan pangan yang diketahui memiliki aktivitas antioksidan. Konsumsi antioksidan juga dikaitkan dengan aktivitas penghambatan terhadap kanker, jantung koroner, radang,proses degenerasi saraf, dan penuaan.⁴ Wah, kalau begini sudah pasti kombinasi menjadi satu minuman dapat menjaga kesehatan tubuh.



Photo by Hunter Trahan on Unsplash


Kombinasi madu dan lemon begitu menyegarkan

Nah, sekarang tidak perlu repot lagi memeras lemon dan mencari madu murni untuk meracik minuman madu lemon karena ada Natsbee Honey Lemon. Minuman madu lemon ini mengandung 100% vitamin C sehingga cocok bagi untuk bersihkan hari aktifmu melawan stress dan polusi. Ditambah lagi kandungan antioksidan dari kandungan madu yang terbukti bermanfaat mencegah proses degeneratif tubuh.


Natsbee menemani HS Kristal



Saya pun telah merasakan sendiri kesegaran Natsbee Honey Lemon. Di sela aktivitas HS Kristal dan pekerjaan rumah yang harus dituntaskan, kehadiran minuman madu lemon ini menjadi immune booster ketika hampir kewalahan dengan pekerjaan. Di dalam Natsbee Honey Lemon, saya mendapatkan manfaat madu dan lemon sekaligus. Dengan begitu, tubuh tetap fit dan saya bisa beraktivitas #AsikTanpaToxic.


Rasa manis dari Natsbee Honey Lemon didominasi oleh madu. Inilah yang membuatnya terasa madu banget. Minuman madu lemon memang cocok bagi mereka yang kurang berselera dengan manisnya gula tebu. Kristal yang sudah menjadi penggemar madu sejak lama begitu menyukai rasa Natsbee Honey Lemon, begitu pun saya.

Setiap pengalaman hidup membuat kita selalu belajar. Rasa sedih ketika kehilangan itu normal, alangkah baiknya jika kita dapat mengelola stress pasca kehilangan itu dengan baik. Ada satu pernyataan yang membuat saya lebih lega.

Be sad and joyful. It is okay to feel sad at times but the key is to not let it control you. Others have survived their grief, and in time you will too. Do enjoyable things because laughter and joy are healers. Remember that celebrating bits of joy doesn’t dishonor your loss.

Sebab hidup masih berlanjut dan saya masih memiliki harapan-harapan lain yang perlu diusahakan. Berlarut-larut dalam kesedihan tidak akan menghasilkan apa-apa. Jadi, lebih baik menjalani aktivitas sehari-hari dengan semangat baru agar hidup makin #AsikTanpaToxic.

“If you want to be happy, do not dwell in the past, do not worry about the future, focus on living fully in the present.”
― Roy T. Bennett, The Light in the Heart







Referensi:
1. Stress symptoms: Effects on your body and behavior. 2016. https://www.mayoclinic.org/healthy-lifestyle/stress-management/in-depth/stress-symptoms/art-20050987

2. Lemon juice, raw nutrution Facts & Calories. http://nutritiondata.self.com/facts/fruits-and-fruit-juices/1938/2

3. Goldman, R. D. (2014). Honey for treatment of cough in children. Canadian Family Physician, 60(12), 1107–1110. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC4264806/

4. Chayati, I dan Isnatin Miladiyah. 2014. Kandungan Komponen Fenolat, Kadar Fenolat Total dan Aktivitas Antioksidan Madu dari beberapa daerah di Jawa dan Sumatera. Media Gizi Mikro Indonesia. http://ejournal.litbang.depkes.go.id/index.php/mgmi/article/view/3872




Gambar diperoleh dari Unsplash.com dan dokumentasi pribadi.



Seusai berolahraga sore itu, tiba-tiba saya merasakan sakit di area bawah perut. Padahal ini belum masanya sindroma pra-menstuasi. Saya pun mencoba istirahat dengan menyandarkan tubuh ke dinding. Rasa dingin dari dinding menembus pori-pori ditambah lagi baju yang saya kenakan telah dibanjiri keringat. Ah, ternyata beristirahat pun tidak mengurangi rasa sakit ini.


Akhirnya, saya mencoba untuk minum air putih lebih banyak dengan maksud menghilangkan sakit. Tidak lama setelah minum, justru saya merasa kandung kemih begitu penuh dan berkeinginan untuk buang air kecil (BAK). Alangkah sakitnya BAK yang saya rasakan, hampir membuat saya tidak ingin BAK lagi.



Tidak ada kata remeh ketika kita membuatkan camilan yang disukai anak kita..
Tidak ada kata receh saat kita membuatkan mainan dari bahan yang murah dan mudah..
Ingatlah, hal kecil bagi kita bahkan bernilai sebesar dunia di mata anak-anak kita..
Jadi, ungkapkanlah bahasa cinta dengan hal yang sederhana.. 
Mungkin terlihat remeh receh menurut kita namun sesungguhnya anak-anak bukan melihat nilainya, yang mereka lihat adalah betapa besarnya cinta kita untuk mereka..

Setelah hampir tiga tahun menjadi ibu dari seorang putri banyak hal yang membuat saya sendiri berkata WOW. Pengalaman bersama anak terlukis begitu indah layaknya pelangi di langit hati. Jika ditanya bagaimana perasaan saya setelah menjadi ibu? Ah, udah pasti jawabannya adalah awesome-lah.. Warbiyasaak pokoknya!




Ya, memang sih jadi ibu itu enggak bisa main-main atau ala kadarnya aja. Masalahnya yang kita urus dan didik itu manusia yang dititipin Allah ke kita. Baik buruknya anak-anak kita ya pasti bergantung sama cara kita mendidik.

Dia datang dengan keluhan nyeri saat buang air kecil. Usianya tampak belum terlalu tua mungkin sekitar umur 40-an. Perut bagian bawahnya terlihat lebih besar dari ukuran tubuhnya yang pendek dan kurus. Selama ini memang ia tak pernah mengeluhkan sakit yang dirasakannya ke siapapun. Apalagi memeriksakan diri ke dokter atau layanan kesehatan tidak pernah dilakukannya selama sakit dirasakan masih tertahankan. 


Ternyata, diagnosa dokter kala itu adalah kanker serviks stadium tiga. Sebuah penyakit yang tak terbayangkan olehnya. KANKER SERVIKS? Mendengar penyakit itu disebut kontan membuat tubuhnya mengigil ketakutan. Takut mati?

Pemandangan benda-benda langit selalu menjadi obat bagi jiwa-jiwa yang haus akan ketenangan. Milyaran bintang bertaburan bak kilauan intan digulamnya malam. Pada pencipta semesta yang Maha segalanya, aku berpuja tidaklah Kau ciptakan ini dengan sia-sia. 

Langit dan segala isinya selalu membuat saya terkagum-kagum sejak kecil sampai sekarang. Mulai dari bulan berikut fase-fasenya, milyaran bintang dengan aneka bentuk rasinya sampai hujan yang bertemu cahaya hingga melahirkan pelangi. Kecintaan saya pada benda-benda langit sayangnya belum menjodohkan saya kuliah di jurusan astronomi ITB. Tapi bagaimanapun juga saya tetap menyebut diri saya si penatap langit. 




Saya selalu pengen banget punya rumah yang ada roof top-nya lalu di sana pasang teropong bintang, mudah-mudahan tercapai nanti, doakan ya gaes!

I pretend I'm one of the royal family when I'm in a hotel and that the hotel belongs to me - it is a palace.

- Martin Short


Apa yang dirasakan oleh Martin Short ketika memasuki sebuah hotel juga saya rasakan ketika menginjakkan kaki di lobi hotel Aston Marina Ancol. Benar bahwa hotel memang layaknya sebuah istana dimana kita diberikan pelayanan bak raja dan ratu istana. Begitu pula Aston Marina Ancol selama sembilan tahun selalu berusaha meningkatkan pelayanan yang berorientasi pada kenyamanan pelanggan.




Hari ulang tahun Aston Marina Ancol sebenarnya jatuh pada tanggal 30 Oktober 2017. Namun, untuk memeriahkan ulang tahun yang ke-9 ini Aston Marina mengadakan serangkaian acara dari tanggal 10-12 November2017. Saya sendiri menghadiri acara pembukaan 9th anniversary Aston Marina Ancol pada hari Jum'at.




Ketika saya baru tiba di lobi hotel, jajaran meja peserta bazaar sudah tertata rapi. Ada hal yang sangat menarik dari tema bazaar. Saya perhatikan bazaar ini memamerkan produk lokal asli Indonesia. Ah, ternyata memang Aston Marina Ancol mengundang usaha kecil menengah (UKM) asuhan Inacraft, kawula muda dan usaha sampingan karyawan Aston Marina sendiri. Pantaslah jika bazaar mengusung tema "I Love Local Product".

Stand Bazaar produk Lokal


Lobi hotel dan area sekitarnya berubah menjadi panggung peragaan busana Batik Gobang Jakarta karya Ethys Mayoshi. Para model tampil dengan menawan memamerkan busana batik yang didesain begitu modern. Saya yang penasaran dengan sekelompok ibu yang sedang membatik dengan canting akhirnya iseng bertanya darimana gerangan ibu-ibu ini. Ternyata, beliau-beliau ini merupakan ibu PKK Srengseng Kembangan yang menjadi penggiat batik tulis Gobang khas Betawi. Pantas saja, saya perhatikan ini motif yang digambar kok bentuknya ondel-ondel makanya saya juga baru lihat batik model begitu.




 
Mungkin melihat saya yang begitu antusias ketemu canting dan malam, saya pun ditawarkan mencoba melukis kain dengan canting.

"Duh,, saya gak bisa bu.. " jawab saya

" Eh, enggak apa-apa mbak,, namanya juga baru belajar nyobain kan" balas ibu yang menawari saya nyobain canting.

membatik bareng



Ragu-ragu tapi mau saya coba juga melukis batik dengan canting. Duh, yaa itu malam pada netes-netes sembarangan, hahaa... Jadilah si bapak Ondel saya punya dua tahi lalat di pipi. Memang sih pekerjaan model membatik pakai canting ini perlu ketelatenan dan saya rasa agak susah buat orang model saya, wkwkw...




Nah, pas saya lagi nyobain ternyata ada bapak tamu asing yang ngasih jempol tangannya ke arah seolah bilang good..mantaplah! hahaha... Batik sebagai warisan budaya khas Indonesia lagi-lagi selalu menjadi primadona yang sukses menarik perhatian wisatawan asing. Oleh sebab itulah, Aston Marina Ancol memlih batik Gobang dengan motif khas Betawinya yaitu, Ondel-ondel sebagai produk unggulan lokal yang dipamerkan di bazaar. Ya, saya aja wong lokal sangat tertarik apalagi turis luar, ye kan?

Hasil batik Gobang di kain

Aston Marina Ancol merupakan hotel yang dinaungi oleh Archipelago International. Nah, letaknya yang strategis di tengah Jakarta Utara membuatnya mudah ditempuh dari Bandara Internasional Soekarno Hatta. Coba bayangkan hanya sekitar 25 menit waktu yang dibutuhkan untuk menuju Aston dari bandara. Jadi, memang wajar sih ya turis asing memilih Aston Marina Ancol sebagai penginapannya selain nyaman juga karena dekat dari bandara dan area wisata Ancol.


Rangkaian acara 9t Anniversary Aston Marina Ancol sebenarnya masih banyak seperti cooking class, lomba menghias cupcake juga ada beauty class dan coffee clinic di hari berikutnya. Aston Marina Ancol benar-benar totalitas dalam menarik perhatian pengunjung baik tamu lokal maupun mancanegara, salah satunya dengan peringatan ulang tahun Aston Marina Ancol ke-9 tahun.


Happy Anniversary Aston Marina Ancol!!!









Tidur menjadi kebutuhan dasar yang harus dipenuhi dengan cukup. Tidak hanya kuantitasnya, kualitas tidur juga perlu diperhatikan. Tidur yang berkualitas akan membuat tubuh sehat dan lebih segar. 


Berdasaran penelitian Onen (1994), ruangan dengan udara yang lebih sejuk dapat mendukung tubuh dalam proses alami tidur dalam (deep sleep). Suhu ruangan ideal untuk istirahat adalah antara 16-22 derajat Celcius, tergantung juga pada preferensi masing-masing, penggunaan pakaian dan selimut.