/* related post */

Makna dari "Titipan Cinta"

30th june 2010, 11.19

Lagi iseng gonta-ganti channel TV, eh di metro TV pas banget ada acara Mata-Najwa. Najwa-nya sedang mewawancarai pak Habibie. Wah, ternyata sedang membahas kisah kasih romantisnya dengan alm. Ibu Ainun. Yaudah, shiva terusin deh nontonnya.

Pak Habibie cerita waktu awal pertemuannya dengan istrinya. Yang ternyata, perlu perjuangan juga karena pak Habibie tuh pake acara disemprot dulu sama saingannya dalam menggapai cinta ibu Ainun. Lanjut cerita dari temennya, anaknya, dan asisten RTnya ibu Ainun. Dalem bangeeet dah pokoknya mah.. udah ya, lanjut ke intinya.

Ini ni ada beberapa kalimat yang diucapkan sama Pak Habibie dan jadi doanya pada Allah...

"Terima kasih telah Engkau pertemukan aku dengan Ainun dan mempertemukan Ainun dengan aku"

"Terima Kasih telah engkau jodohkan aku dengan Ainun dan menjodohkan Ainun dengan aku"

"Terima kasih pada 12 Mei 1962 telah Engkau nikahkan aku dengan Ainun dan menikahkan Ainun dengan aku"

"Terima kasih telah Engkau titipi bibit cinta yang suci, murni, sempurna dan abadi yang sampai sekarang telah tumbuh besar lebih besar dari apapun sejagat ini".


Terus pak Habibienya jelasin lagi, kenapa titipi?? Karena cinta yang sesungguhnya hanyalah milik Allah. Kita hanya dititipkan, semuanya milikNya dan akan kembali padaNya.

*Sumpah kalimatnya ngena banget dah di hati.. jadi bikin nyadar*

Sumpah pas Pak Habibie ngomong kalimat ketiga dan terusannya gak tahaaaan air mata ini tumpah, huaaahh…. T_T (sumpah bener-bener gak niat lebay ini..beneran..)


“Titipkan” kata yang jarang diingat, bahwa emang manusia hanya dititipkan bibit cinta untuk dipelihara tapi tetap sang pemilik cinta yang kekal hanyalah Allah SWT.

Ya Allah, makin nambah sadar tentang ini. Cinta emang bukan milik manusia itu sendiri, cinta itu hanya titipan Allah, sama kayak semua yang kita punya saat ini.

Betapa sering manusia lalai bahwa cinta bukan miliknya karena cinta emang tak bisa dimiliki sebab pemiliknya hanyalah Allah, kita Cuma sekedar dititipkan.
Ya.. ya.. ya.. mengerti sekarang.

Lantas, kalau udah tahu mau ngapain lagi hayooo…??? Mulai sekarang mau belajar aja, belajar menyadari bahwa bibit cinta yang dirasakan, dialami, diminta itu memang titipan dari Allah. Titipan berarti bukan milik kita utuh. Tapi hanyalah berupa titipan, bukan hal abadi yang kita miliki selamanya. Titipan juga harus dijaga baik-baik. Karena itu bukan milik kita pribadi.

Gimana ya, caranya supaya bisa selalu mikir bahwa bibit cinta itu titipan dari Allah bukan milik kita sendiri..??? sedangkan kondisi sekarang aja sering lupa dah, cinta itu punya siapa...

Huaahhh… ini dia intinya harus maksa diri sendiri belajar jadi dewasa shiva...

Ya sudah lah, sedikit aja dulu dicoba.(dikit-dikit lama-lama Jadi bukit..laahh emang nabung uang??) Emang sih gak bisa langsung sempurna, tapi yang intinya bakal jadi lebih baik dah.

ALhamdulillah tercerahkan.. satu lagi hikmah dalam kehidupan kutemui..

2 comments:

  1. nice blog... let me know if u posted new article. ok?

    Mr.Stuff

    ReplyDelete
  2. aahhh so sweet shiva..semoga nasib ku sama seperti Pak Habibie dan Ibu Ainun yang romantis,,hihiihi

    ReplyDelete

Hi! Thanks for reading! Please give your comment here..

Mohon maaf link hidup dan spam akan otomatis terhapus ya