Kepada Sang Lelaki Imajiner #1

Untukmu sang Lelaki (yang masih) imajiner
Untukmu yang (belum boleh dan belum bisa) kusebut namanya dalam doa.
Untukmu yang selalu ada di tiap harap dan doa
Mungkinkah akan mengenaliku, belahan satu jiwamu yang lain?
Ahaha, terdengar konyol tetapi ya begitulah adanya

Katanya kita sudah disatukan dulu di masa sebelum kau dan aku lahir ke dunia ini
Ah, benarkah?
Beramai-ramai kini wanita dan lelaki berburu “seseorang” mereka
Sebagian pikir dia yang saat ini yang terbaik, aku harus mengusahakannya
Terlalu lumrah lah membangun hubungan selain daripada menikah itu, menurutku loh ya
Makanya aku si anti-mainstream tak turut serta dengan pemikiran mereka-mereka
Tak perlulah mendahului ketentuan Allah
Just keep calm and pray to Allah
Di sini aku, perlu kau ketahui sedang belajar untuk mempersiapkan
Belajar menjadi calon teman hidup yang baik hingga kita benar bertemu
Belajar menjadi calon ibu dari anak-anakmu nanti, mempersiapkan diri mendidik amanah Allah dunia akhirat

Kelak setelah bertemu kau pun, kita harus tetap belajar
Belajar menjadi teman hidup dan orang tua yang baik untuk anak-anak kita
Hanya Allah dan langit yang tahu apa isi rasa hati ini
Haha, terdengar konyol tetapi ah aku tak bisa mengungkapnya kepada siapapun
Kan, pintaku kau pun mempersiapkan segalanya sebaik-baiknya
Semoga semua yang diawali dengan yang baik, akan barakah hingga akhir waktu 

~120312~

No comments:

Post a Comment

Hi! Thanks for reading! Please give your comment here..

Mohon maaf link hidup dan spam akan otomatis terhapus ya